Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Rabu, 17 Agustus 2016

Siswa Baru di Kaur Bawa Kursi ke Sekolah


Foto: Istimewa

Foto: Istimewa
Kaur, kupasbengkulu.com – Wali murid Sekolah Dasar (SD) Negeri Satu Pintu di Kedataran Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, merasa kecewa kepada pihak sekolah. Pasalnya sebagai siswa baru yang mendaftar di sekolah negeri, mereka harus dibebani dengan biaya untuk membeli kursi belajar siswa.
Hal ini seperti diungkapkan salah satu wali murid, Jamal (32). Dia mengaku pihaknya merasa keberatan dengan kebijakan ini, namun karena tidak ada pilihan lain terpaksa hal itu mereka penuhi.


“Saya selaku wali murid merasa keberatan, namun karena kami butuh pendidikan, maka terpaksa dengan berat hati kami penuhi. Di sini kami diberi pilihan untuk bawa kursi sendiri atau membayar, nanti guru yang belikan kursinya. Kalau saya pilih beli kursi plastik sendiri, harganya Rp 50 ribu,” ungkap Jamal, Selasa (16/08/2016)
Jamal juga mengatakan, selaku wali murid pihaknya mempertanyakan alasan kenapa anak-anak mereka harus membawa kursi sendiri. Padahal pemerintah pusat dan daerah telah mengucurkan dana melalui program sekolah gratis dengan mengeluarkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Menurut Jamal tidak sewajarnya jika sekolah negeri membebani muridnya dengan harus membawa kursi sendiri untuk sekolah di sana.
“Alasan pihak sekolah ini untuk membantu beban sekolah yang harus menggaji guru honor di sekolah tersebut. Padahal kan ada dana BOS,” tandasnya (mty)

Sumber:http://kupasbengkulu.com/

Buku Nikah Tinggal 150 Pasang

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 95

BINTUHAN, BE – Bagi pasangan pengantin baru yang menikah di wilayah Kaur, sepertinya harus sedikit bersabar. Jangan terkejut jika setelah melangsungkan akad, nantinya hanya diberi surat keterangan nikah (SKN) sebagai pengganti buku nikah oleh Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. SKN yang diberikan itu sifatnya hanya sementara. Sebab, buku nikah saat ini stoknya mulai menipis. Walaupun demikian, masih aman untuk beberapa bulan ke depan.
“Sekarang ini yang tersisa 150 pasang lagi buku nikah. Walaupun demikian, ini masih cukup dengan stok di KUA wilayah Kaur ini,” kata Kepala Kemenag Kaur H. Arsan Suryani SAg MhI melalui Kepala Penyelenggara Syari’ah Drs. Herli Suheri, Senin (15/8) kemarin.
Dikatakannya, menipisnya stok buku nikah tersebut sudah berlangsung sejak beberapa pekan ini. Menurutnya, persediaan yang ada saat ini sangat terbatas. Oleh karena itu, pihaknya harus memilah KUA mana yang paling membutuhkan distribusi buku nikah terlebih dahulu.
“Kita lihat permintaan dari tiap-tiap KUA yang ada di masing-masing kecamatan. Yang paling banyak minta, itu dulu yang kita jadikan prioritas,” jelasnya.
Lanjutnya, tahun ini pemerintah pusat melalui Kanwil Bengkulu sebelumnya telah mengirimkan pasokan buku nikah untuk Kaur sekitar 500 pasang. Juga masing-masing KUA saat ini kewalahan menangani permintaan dari para pemohon nikah. Sebab angka pernikahan akhir-akhir ini lebih banyak ketimbang bulan bulan sebelumnya.
“Ya memang setiap abis lebaran dan bulan haji seperti ini, orang yang melangsungkan pernikahan sangat banyak sekali. Ini sudah hal yang bisa terjadi setiap abis lebaran,”ujarnya.
Ditambahkannya, jika nanti habis pihaknya akan meminta bantuan kepada Kemenag Provinsi Bengkulu untuk memenuhi pasokan buku nikah, Herli mengaku, setiap tahun pihaknya meminta kepada Kanwil Provinsi Bengkulu untuk meminta lebih seperti biasanya.
“Seperti bulan Mei tahun 2016 lalu, kami meminta 500 pasang buku nikah, dan saat ini masih tersisah 150 pasang lagi,” tutupnya. (618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Wajib Pasang Bendera

RIO-PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH TERBESAR4-RUMAH BUNG KARNO (8)

KEPALA Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kaur Eka Joni Ikwan SE mengingatkan agar dinas, kantor baik kantor perusahaan swasta dan negeri mulai dari tingkat desa hingga kabupaten agar wajib memasang bendera-merah putih. Saat ini Kesbangpol sudah memberikan Surat Edaran (SE) agar setiap dinas, kantor wajib memasang bendera setiap harinya.
“Khusus untuk masyarakat kita juga mengimbau menjelang 17 Agustus ini memasang bendera merah putih dihalaman rumahnya,” kata Eka Joni, Senin (15/8) kemarin.
Dikatakanya, sesuai dengan undang-undang RI nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa dan lambang serta lagu negara yang terbaru sesuai dengan keputusan menteri dalam negeri perihal pelaksanaan upacara dan penggunaan bendera negara. Maka tidak ada lagi yang namanya kantor baik swasta mau pun instansi pemerintahan yang tidak memasang bendera setiap harinya.
“SE dan teguran sudah kita sampaikan, ke pihak kecamatan untuk memberikan teguran kepada kantor desa, puskesmas dan lainnya untuk memasang bendera termasuk,” terangnya.
Ditambahkannya, jika tidak mengindahkan SE tersebut maka pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan verifikasi dan mendatangi setiap kantor yang belum juga memasang bendera hingga saat ini. Menurutnya, sampai saat ini masih banyak kantor mulai dari balai desa, hingga perusahaan BUMN yang ada di Kaur yang belum pasang bendera pada hal sudah beroperasi. Meski begitu dia memberikan kesempatan kepada kantor tersebut untuk segera memasang bendera setiap harinya.
“Masyarakat umum sipatnya hanya imbauan tidak ada kewajiban atau sangsinya, namun alangkah baiknya menghormati para pahlawan dan memerihakan HUT RI memasang bendera ini,” tutupnya.(618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Ayam Mati Mendadak, Warga Takut Flu Burung

Ayam Bangkok jantan yang telah siap ditarungkan di arena Sabung ayam.
Ayam Bangkok jantan yang telah siap ditarungkan di arena Sabung ayam.
KAUR SELATAN, BE – Dalam beberapa pekan terakhir ini, warga Desa Padang Petron Kecamatan Kaur Selatan khususnya resah. Keresahan ini timbul setelah beberapa ekor ayam mereka mati mendadak. Mereka takut kematian unggas-unggas itu disebabkan virus flu burung yang bisa menjangkiti manusia.
“Bingung dengan ayam kami ini, tiba-tiba mati mendadak. Padahal tidak ada tanda-tanda diserang penyakit yang mematikan, kami khawatir flu burung,” ujar Sahdan (54), warga setempat yang mengaku ayamnya mati mendadak, Senin (15/8) kemarin.
Dikatakan Sahdan, sebelum belasan ayam mati mendadak itu tidak ada tanda-tanda sakit yang dialami hewan peliharaan warga tersebut. Juga sebelumnya ayam-ayam tersebut terlihat sehat. Namun sore hari tiba-tiba mati mendadak. Menjadi lebih mengkhawatirkan lagi, ini tidak hanya ternak miliknya yang mati seketika. Namun juga ternak milik warga yang tinggal di sekitar kediamannya.
”Takut juga nanti dibilang flu burung, dan ada sekitar 20 ekor ayam dan beberapa diantaranya telah mati, dan kami tidak tahu penyakit apa ini. Kami sudah lapor ke petugas Dinas Peternakan soal adanya ayam mati,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kaur Plt Nasrul Rahman didampingi Kabid Peternakan Didi Yanipi, S Hut melalui dokter hewan drh. Rahmat Fajar, mengaku pihaknya telah menerima laporan ayam mati mendadak tersebut. Juga pihaknya sudah melakukan obeservasi ke lokasi. Berdasarkan hasil observasi, kematian ayam bukan karena terjangkit flu burung.
”Kami sudah ke lokasi dan menyemptrotkan vaksin. Hasil pemeriksaan tidak ada flu burung. Tapi nanti kami akan kembali ke lokasi melakukan penelitian lanjutan,”ujarnya.
Ditambahkannya, untuk antisipasi hal tersebut, pihaknya mengimbau warga untuk melakukan karantina jika ada unggasnya yang sakit atau menderita gejala penyakit tertentu dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat pemerintahan terdekat.
“Kita juga imbau kepada warga yang memiliki ternak ayam untuk mengubur atau membakar bangkai unggas yang mati mendadak untuk mencegah penularan,” pungkasnya.(618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

170 PLTS Segera Terangi Kaur

Fenomena matahari bercincin yang dikelilingi pelangi menjadi perhatian warga
BINTUHAN, BE – Guna meminimalisir angka kejahatan serta memperindah Kota Bintuhan yang melewati Kaur pada malam hari khususnya, dalam waktu dekat kawasan itu akan diterangi 170 lampu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pasalnya Dinas Kehutanan Pertambangan dan ESDM Kaur, saat ini mulai melakukan pemasangan lampu PLTS dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI itu.
“Untuk pemasangan sekarang lagi proses, dan insyaAllah paling lambat selesai pemasangannya di akhir November. Saat ini pondasi pemasangan lampu jalan sudah selesai,” Plt kata Kadis Kehutanan Pertambangan dan ESM Ir Buyung Wiyadi MM melalui Kasi Kelistrikan Saprul ST, Minggu (14/8) kemarin.
Dikatakannya, pemasangan PLTS ini diharapkan selesai tahun ini, sehingga dapat segera dimanfaatkan warga sekitar. Terutama di beberapa tempat yang suasananya gelap gulita di saat malam hari. Sesuai dengan pondasi lampu jalan tersebut dipasang dilingkungan warga yang padat penduduk. Termasuk juga ada sebagian yang di pasang di jalan menuju ke Pondok Pusaka, Taman Benika dan sekolah berasrama.
“Kedepannya kita berharap warga dapat sama-sama menjaga pembangunan yang sudah ada, jangan sampai nantinya ada yang rusak dan sengaja dimatikan,” tutur Saprul.
Ditambahkanya, kedepannya akan kembali meminta dilakukan pemasangan lampu jalan di berbagai lokasi di Kabupaten Kaur. Pasalnya masih banyak lokasi yang saat ini belum ada lampu jalan. Apalagi lampu jalan yang di pasang merupakan tenaga surya sehingga dapat di pasang dilokasi yang tak ada penerangannya sama sekali namun padat penduk.
“Tahun ini kembali kita usulkan untuk dapat kembali dilakukan pemasangan lampu jalan di Kabupaten Kaur mudah-mudahan nantinya jumlahnya lebih banyak dari tahun lalu,” tandasnya. (618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

PK5 Atas Trotoar Ditertibkan Satpol


11-foto a

KOTA BINTUHAN – Tak ingin suasana semerawut saat HUT RI ke-71, pedagang kaki lima (PK5) di trotoar jalan mulai ditertibkan Satpol PP, Bagian Ekonomi Pemda Kaur dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaur kemarin (15/8). Penertiban ini karena ada kesepakatan antara pedagang di tenda dengan pemda.
“Sesuai instruksi awal, pedagang kita fasilitasi tenda untuk berdagang dan tertib. Dengan catatan tidak ada lagi pedagang jualan di tempat lain. Karena mulai tidak tertib, pedagang di luar tenda kita ingatkan untuk pindah. Kalau tidak kita angkut paksa,” tegas Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UKM, Harles Feferman, SE.
Harles mengaku karena tidak ada lagi lokasi untuk berdagang di lapangan selama HUT RI. Dia minta pedagang segera pindah ke halaman kantor bupati lama depan lapangan. Dengan catatan pedagang tidak boleh menjajakan dagangannya di trotoar jalan.
Karena dapat mengganggu lalu lintas.
Kasi Trantib Satpol PP, Roni Oksunti, SE mengatakan motor dan mobil tidak lagi boleh parkir di tepi jalan lintas sekitar Lapangan Merdeka. Pemda Kaur telah menyiagakan puluhan Anggota Satpol PP untuk berjaga-jaga di sekitar Lapangan Merdeka.
“Sesuai dengan arahan dari Ekonomi dan Perindag, kita pastikan tidak ada yang berdagang di atas trotoar jalan. Siapa yang memaksa akan kita angkut. Bahkan saat ini kita siapkan personel khusus untuk berjaga selama HUT RI di Lapangan Merdeka,” tegas Roni.
Sementara pedagang yang awalnya ngotot tidak ingin pindah, akhirnya berangsur. Karena anggota Satpol PP akan mengangkut dagangan yang tidak ingin pindah.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

APBDP, Prioritas Jalan dan Siring


11-apbdp
KOTA BINTUHAN – Pembahasan APBD Perubahan 2016 antara Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang sudah berlangsung tiga hari ternyata alot. Ini lantaran banyak masukan dari dewan terkait penggunaan anggaran perubahan 2016 yang belum terakomodir. Karena keuangan tidak bisa mengakomodir semuanya tahun 2016 ini.
Wakil Ketua I DPRD Kaur Darhan, S.IP mengaku TAPD berjanji akan mengakomodir usulan dewan tahun 2017, terutama usulan setiap dapil di Kaur. Kendati tarik ulur kepentingan, APBDP siap ditindaklanjuti.
Kalau tidak ada halangan, dua atau tiga hari ke depan APBDP 2016 tinggal menunggu hasil evaluasi dari Gubernur Bengkulu. Sebelum dapat pengesahan dari DPRD Kaur. “Pembahasan sudah kita selesaikan tadi (kemarin, red) dan tinggal evaluasi Gubernur. Setelah selesai baru kita sahkan, semoga berjalan lancar dan aman,” kata Darhan.
Menurut Darhan beberapa penambahan dalam pembangunan dalam APBDP seperti jalan, siring pasang di Kaur Utara, peningkatan jalan di Sedaya Baru Kecamatan Kaur Selatan. Ada juga pengadaan anjing untuk membasmi hama babi dan banyak lainnya.
“Dana APBDP ini yang bisa kita bangun hanya Rp 19,5 miliar. Karena dari Rp 34 miliar, dana Rp 4 miliar untuk penambahan modal ke Bank Bengkulu, Rp 5 miliar potongan dana DAK. Memang anggaran tidak bisa mengakomodir semua. Sementara DAK sudah pasti tidak dapat kita utak atik lagi,” imbuh Darhan.
Dalam pembahasan di ruang Komisi II kemarin (15/8), selain dihadiri tim Banggar DPRD Kaur. Juga hadir Kepada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kaur Drs Ersan Saferi, MM dan jajarannya, Kepala Bappeda Edi Suardi B dan jajarannya.
“Karena pembahasan di DPRD sudah hasilnya akan kita sampaikan ke Gubernur untuk dievaluasi, baru disahkan. Kapan waktunya kita tunggu hasil evaluasinya. Kita berharap bulan ini APBDP sudah ketuk palu,” kata Kepala DPPKAD, Ersan Saferi.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Badai, Pohon Tumbang Padamkan Aliran Listrik


11-pohon tumbang, foto berita HL

KOTA BINTUHAN – Hujan badai yang terjadi Minggu malam (14/8) mulai dari pukul 20.00 – 12.00 WIB tidak saja mengakibatkan jalan tergenang. Juga mengakibatkan gangguan aliran listrik akibat tertimpa pohon roboh. Tim PLN Bintuhan malam itu bergerak cepat mengecek jaringan. Sebatang pohon di Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning tumbang sekitar pukul 20.00 WIB akibat hujan deras dan badai malam itu.
Pohon tersebut tidak sempat memutuskan kabel jaringan listrik tegangan tinggi. Karena Supervisor Jaringan PLN Bintuhan Adi Setiawan  mengatakan PLN dengan cepat memotongnya di tengah guyuran hujan. “Kita ada pemadaman lama, Minggu malam lalu. Karena ada kabel tegangan tinggi yang  tertimpa pohon dan memerlukan penanganan agar listrik bisa secepatnya dialirkan kembali,” kata Adi.
Adi mengaku mengecek beberapa jalur lain. Karena ada ranting yang juga dapat mengakibatkan pemadaman listrik. Apalagi saat musim hujan dan badai seperti beberapa hari terakhir. “Pemadaman yang kita lakukan sebelumnya selama dua hari sengaja. Karena kita perbaikan jaringan jalan lintas,” imbuh Adi.
Hujan deras yang terjadi beberapa hari ini juga mengakibatkan arus sungai ikut naik. Kendati demikian sampai kemarin tidak ada sungai yang meluap dan mengakibatkan banjir seperti sebelumnya. Plt Kepala BPBD Kaur Syahril, S.Pd  mengimbau warga untuk waspada, karena hujan badai kapan saja bisa terjadi.
“Nelayan dan warga di tepi sungai dan pantai kami minta tetap waspada. Karena diperkirakan hujan badai ini akan terus terjadi hingga beberapa minggu terakhir,” imbau Syahril.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Jelang HUT RI, Ternak Mulai Ditertibkan


11-tertibkan kambing

KOTA BINTUHAN – Ramainya suasana HUT RI dikacaukan keberadaan hewan ternak yang berkeliaran. Untuk menghindari laka lantas, mulai kemarin (15/8) Satpol PP Kaur kembali menertibkan hewan ternak di Kecamatan Kaur Selatan dan Tetap. Kasi Trantib Satpol PP, Roni Oksuntri, SE berharap penertiban ini di harapkan warga sadar diri mengandangkan ternaknya selama peringatan HUT RI. Apa lagi banyak kendaraan yang melintas, seperti pelajar yang mengikuti kegiatan di Lapangan Merdeka.
“Masih banyaknya kambing dan sapi yang berkeliaran di jalan lintas, apalagi sore hingga malam membuat resah. Karena mengganggu lalu lintas di jalan raya. Mulai kini kita kembali tertibkan dan mengimbau peternak mengandangkan ternaknya,” imbau Roni.
Sebanyak 11 ekor kambing berhasil diamankan Satpol PP Kaur kemarin. Kambing  tersebut diamankan saat berkeliaran di sekitar jalan lintas Kecamatan Tetap. Semuanya digelandang ke Kantor Satpol PP untuk dikandangkan. “Kalau masih juga kambing dan sapi berkeliaran, kita akan turun menertibkan,” sambung Roni.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Terbengkalai, Tiang Listrik Ganggu Jalan


f9-tiang

KOTA BINTUHAN – Puluhan batang tiang listrik yang berada di tepi jalan lintas Desa Tanjung Agung Kecamatan Tetap, mengganggu pengguna jalan. Apalagi sebagian besar jalan desa akan segera kembali ditingkatkan oleh Pemda Kaur, seperti jalan-jalan lainnya di wilayah Ulu Babat.

Dari pantauan RB, ada puluhan tiang listrik yang terbuat dari beton berada di sisi kanan dan kiri jalan setelah jembatan Desa Tanjung Agung menuju ke Trans Tanjung Agung. Saat ini tiang listrik bekas proyek pembangunan jaringan listrik sudah tidak terpakai lagi. Karena saat ini jaringan listrik dari Bintuhan ke Ulu Babat telah normal.

Suardi warga sekitar kemarin (14/8) mengatakan, sudah lama tiang listrik berada di tepi jalan Tanjung Agung belum juga terpasang. Pihaknya sendiri tidak mengetahui persis kenapa tiang listrik tersebut tidak dipasang.

Padahal rencananya tiang tersebut diperuntukkan untuk jaringan menuju ke lokasi trans Tanjung Agung yang saat ini sudah mulai ramai dan menjadi sentral pertanian di Tetap.

“Sudah lama dan sudah mengganggu lalu lintas tiang listrik yang ada ini. Bahkan ada beberapa tumpuk tiang listrik yang tidak terpasang dibiarkan terbengkalai. Sementara kita juga tidak dapat memindahkan tiang tersebut sembarangan karena harus menggunakan alat khusus,” kata Suardi.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan, Pertambangan, Energi SUmber Daya Mineral (ESM) Kaur Ir. Buyung Wiyadi melalui Kasi Kelistrikan Saprul saat dikonfirmasi membenarkan adanya tumpukan tiang listrik yang sampai saat ini tidak terpakai di Tanjung Agung. Kendati demikian Saprul membantah kalau tiang listrik tersebut milik dinasnya.

Menurut Saprul tiang listrik yang ada tersebut milik kontraktor pemenang tender pemasangan listrik di Ulu Babat hingga ke Trans Tanjung Agung pada tahun 2014. Karena kondisi jalan yang tidak bisa dilintasi kendaraan, pemasangannya tidak selesai. Proyeknya pun sudah putus kontrak.

Sementara material tiang listrik yang akan di pasang sudah ditumpuk di sekitar Tanjung Agung.
“Tahun 2015, pemenang tender perusahaan yang berbeda. Sehingga tiang milik perusahaan lain tersebut tidak dipergunakan dan masih terbengkalai sampai saat ini. Namun bila nantinya ada peningkatan jalan, mau tidak mau tiang tersebut harus disingkirkan dari tepi jalan,” kata Saprul. (cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Bupati Minta Doakan Agar Kaur Lebih Baik


11-haji (foto a)
KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos minta Jamaah Calon Haji (JCH) Kaur yang siang ini akan tiba di tanah suci mendoakan agar Kaur lebih maju dan baik ke depan. Dia juga mengingatkan agar 83 JCH menjaga kesehatan dan nama baik mereka. Bupati juga berharap JCH Kaur melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kendala.
Permintaan ini dia sampaikan saat melepas rombongan untuk berangkat ke Embarkasi Antara Bengkulu Sabtu malam (13/8) sekitar pukul 21.00 WIB di Masjid Al Kahfi Kota Bintuhan. Tampak juga Ny. Poppy Gusril Sabtu, Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD), kepala dinas dan Plh sekda di tengah guyuran hujan deras. “JCH Kaur saya harap bisa menjaga kesehatan dan kompak dalam menjalankan ibadah. Kami juga berharap agar di tanah suci doakan agar selalu sehat dan bisa  memimpin Kaur lebih baik,” kata Gusril.
Dalam rombongan JCH Kaur tampak Sekda Kaur Nandar Munadi, S.Sos, M.Si. Dia berpamitan dengan bupati dan jajaran Pemda Kaur yang hadir malam itu. Sekda berharap doa dari warga Kaur agar perjalanan jamaah haji Kaur bisa selamat sampai pulang kembali ke Kaur. “Tolong doanya saja, semoga kami semua bisa menunaikan ibadah haji dengan baik dan dalam keadaan sehat,” pinta Nandar.
Seperti diketahui jumlah JCH Kaur yang berangkat ke tanah suci mencapai 83 orang, terdiri dari laki-laki 35 orang dan perempuan 48 orang. Jamaah yang tertua Saidil Wasi umur 86 tahun warga Selika Kecamatan Tanjung Kemuning dan termuda Fitriani Jeman umur 35 tahun warga Desa Muara Sahung Kecamatan Muara Sahung.
Menurut keterangan Kepala Kemenag Kaur Arsan S Ibrahim, M.HI JCH Kaur akan berangkat ke tanah suci dari Padang 15 Agustus 2016 sekitar pukul 01.25 WIB dan tiba di Madinah siang ini (15/8) sekitar pukul 11.25 WIB. Rombangan JCH Kaur yang saat ini sudah berada di Madinah sekitar 23 Agustus 2016 dan baru pulang ke tanah air sekitar 24 September 2016.
“JCH Kaur di Padang akan bergabung dengan kloter 5. Bersama JCH Mukomuko 193 orang, Bengkulu Utara sebanyak 156 orang, Kota Bengkulu 5 orang dan  Padang 58 orang,” kata Kepala Kemenag Kaur, Arsan S Ibrahim, M.HI.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Manfaatkan DD untuk Bangun Jembatan Gantung


11-jembatan gantung, foto berita HL

KOTA BINTUHAN – Tidak semua desa memanfaatkan penggunaan Dana Desa (DD) sesuai harapan dan keinginan masyarakat. Di Desa Kepahyang, Kecamatan Tetap mulai tahun ini DD digunakan untuk membangun jembatan gantung yang menghubungkan pemukiman warga ke lokasi sawah dan kebun. Kendati dana minim, warga dan pemerintah desa tetap ingin dibangun jembatan gantung. Apalagi menurut Kades Kepahyang Ismail selama ini warga harus bolak-balik menyeberangi Sungai Babat, jika ingin ke kebun dan sawah di belakang desa.
“Kita hanya dapat DD Rp 570 juta lebih. Kita fokuskan untuk membangun jembatan gantung. Harapannya jembatan gantung ini bisa menunjang kelancaran warga lain yang ingin ke kebun dan sawah. Tidak menutup kemungkinan bisa ada lokasi perumahan baru, karena tanah di sekitar desa sudah habis,” kata Ismail.
Ismain menambahkan jembatan gantung dengan panjang lebih 72 meter bisa dilintasi mobil. Karena lebar jembatan mencapai 1,6 meter. Agar awet, dia berharap jembatan hanya dilintasi motor. Karena sudah lama warga mendambakan jembatan, kalau menyeberangi sungai tidak bisa tiap waktu dan harus melihat kondisi air.
Apalagi saat musim hujan seperti saat ini, Sungai Babat yang kerap meluap tidak bisa dilintasi warga dengan rakit. Sehingga kebutuhan jembatan gantung sudah sangat mendesak bagi warga Kepahyang. Sudah beberapa kali mengajukan proposal ke Pemda Kaur, namun tidak terealisasi. Keberadaan DD jadi harapan warga mewujudkan cita-cita memiliki jembatan gantung.
“Ada 350 hektare sawah warga di seberang sungai, belum lagi ratusan hektare kebun yang tidak bisa tergarap maksimal. Karena tidak ada jalan permanen menuju ke sawah dan kebun warga. Kami berharap DD bisa meningkatkan perekonomian warga, apalagi setelah dibangun jembatan gantung,” pungkas Ismail dan beberapa perangkatnya.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Warga Kaur Mulai Pasang Bendera


11-bendera
KOTA BINTUHAN – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-71, mulai kemarin (14/8) warga dari pedesaan hingga perkotaan mulai memasang bendera depan rumah atau toko masing-masing. Pemasangan bendera ini sesuai instruksi Bupati Kaur yang disampaikan melalui Kesbangpol, bahwa warga Kaur wajib memasang bendera depan rumahnya masing-masing mulai 14 – 18 Agustus.
Pantauan RB, sejak pagi warga tampak memasang bendera kecil di depan rumah masing-masing. Bendera yang dipasang berbagai ukuran dan jenis tiang, ada yang menggunakan tiang bambu kayu. Kemeriahan HUT RI tahun ini terasa lebih dibanding tahun sebelumnya. Apalagi hampir semua kegiatan dan pasar dadakan dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Bintuhan.
“Instruksinya mulai hari ini (kemarin, red) kita harus sudah mulai pasang bendera. Kami mulai hari ini (kemarin, red) banyak yang beli bendera. Saya rasakan tahun ini lebih meriah, kesadaran warga tinggi untuk pasang bendera. Apalagi banyak kegiatan lomba diadakan Pemda Kaur,” kata Iwan Krupak, warga Tetap.
Setiap kantor pemerintahan dan swasta juga sudah dihiasi umbul-umbul dan bendera merah putih yang sejak kemarin mulai terpasang. Apalagi yang berada di tepi jalan lintas wajib memasang bendera, selama perayaan HUT RI yang ke-71 tahun 2016 ini.
“Melalui semua camat dan kepala desa, kita sudah mengimbau untuk semua warga bisa memasang bendera. Apalagi rumahnya berada di tepi jalan hitam, kita harap dapat ikut serta memeriahkan dan memperingati kemerdekaan bangsa kita,” kata Kepala Kesbangpol, Eka Joni, MM.
Dia hari ini akan mengecek kantor-kantor swasta dan pemerintah yang belum memasang bendera. Dia akan memberi teguran, untuk segera memasang bendera hingga 18 Agustus 2016.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Jumat, 12 Agustus 2016

Kirim 90 Atlet, Kaur Target Juara Umum

LEPAS Bupati bersama kepala SKPD saat foto bersama dengan para kontingen Popda Kaur, Kamis small (118
LEPAS: Bupati Kaur bersama kepala SKPD saat foto bersama dengan para kontingen Popda Kaur, Kamis (11/8)
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Kaur siap berlaga di ajang Popda Tingkat Provinsi Bengkulu pada tanggal 23-27 Agustus 2016.  Para atlet kontingen Kaur resmi dilepas langsung   Bupati Kaur Gusril Fauzi SSos, di halaman Kantor Bupati Kaur, Kamis (11/8). 90   Atlet dan 20 pelatih menegaskan tekad meraih predikat juara umum.
“Di pundak adik-adik ada satu beban tanggung jawab, yakni mewakili Kabupaten Kaur di ajang tingkat provinsi. Karena itu tolong jaga nama baik daerah kita dan wujudkan tujuan meraih juara dengan cara-cara yang sportif,” kata bupati saat melepas Tim Popda, Paskibraka dan Jambore, Kamis (11/8) kemarin.
Dikatakan bupati, kemenangan hanya bisa diraih dengan kekompakan tim. Terutama bagi cabang-cabang beregu. Kepada kontingen, ia meminta tampil rileks. Sehingga para para atlet dapat melampau target. Bila target juara II umum, Gusril menginginkan target juara I umum.
“Jangan terkena penyakit demam lapangan. Jangan takut melihat lawan lebih baik. Yakin kita bisa lebih baik dan kumpulkan sebanyak-banyaknya medali,” pintanya.
Ditambahkannya, pemerintah daerah tidak akan menutup mata terhadap perjuangan kontingen Kaur diajang Popda. Untuk itu ia meminta seluruh anggota kontingen untuk serius bertanding. Juga selalu jaga nama baik Kabupaten Kaur.
“Jaga nama baik Kabupaten Kaur dan yang penting para atlet harus berjuang dulu dan jangan mudah menyerah sebelum bertanding,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pemuda dan Olahraga yang juga pantia Popda, Hopalara SPd mengatakan, kontingen Kaur telah menyiapkan diri sejak beberapa bulan lalu. Dimulai dari seleksi sampai pemusatan latihan berjalan. Dia menerangkan sebanyak 90 atlet akan bertanding di delapan cabang pertandingan, yakni sepak bola, voli, basket, sepak takraw, bulu tangkis, tenis meja, catur, dan pencak silat.
“Sebelum berangkat, para atlet sudah uji kemampuan dengan melakukan sejumlah persiapan dan pertandingan untuk memantapkan langkah berkompetisi. Kita yakin kalau kita mampu meraih juara umum di Popda ini,” tutupnya. (618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Maling Gasak Setengah Miliar

BOBOL Inilah Bank BRI Palak Pasar tempat mobil korban diparkir saat sebelum kejadian, Selasa (98
BOBOL: Inilah Bank BRI Palak Pasar tempat mobil korban diparkir saat sebelum kejadian. (Foto IRUL/BE)
KAUR SELATAN, BE – Kasus pembobolan mobil kembali terulang wilayah hukum Polres Kaur. Kali ini dialami Sulis Tiyono (32), seorang toke kopi, warga Desa Gedong Sako II Kecamatan Kaur Selatan. Dalam sekejap, uang setengah miliar rupiah lebih atau tepatnya Rp 510 juta, yang baru ditarik korban dari Bank BRI, lenyap dari dalam mobil Pick Up L 300, saat ditinggal korban masuk ke dalam BRI Desa Palak Pasar Kecamatan Kaur Selatan, Senin (8/8) kemarin.
“Saya itu meletakan uang di dalam tas di dalam mobil. Tapi saat saya mau ngambil uang lagi di BRI Palak Pasar dan mobil diparkir, tiba-tiba uang sudah tidak ada lagi,” ujar Sulis saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (9/8) kemarin.
Data yang terhimpun BE, pencurian itu terjadi Senin (8/8) sekitar pukul 14.00 WIB diparkiran BRI Desa Palak Pasar Kecamatan Kaur Selatan, Sindikat pelaku bobol mobil kembali beraksi dan sasaran mereka adalah nasabah bank yang baru selesai mengambil uang. Kuat dugaan, para pelaku sudah membuntuti sasarannya, lalu beraksi saat korban lengah. Kejadian itu, berawal dari korban yang pergi menggunakan mobil Pick Up L 300 dan pergi ke BRI
Bandar Bintuhan untuk mengambil uang tersebut. Setelah selesai mengambil uang Rp 510 juta di BRI Bandar Bintuhan, korban lalu kembali mampir ke BRI Palak Pasar atau di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk kembali mengambil sejumlah uang. Kemudian mobil yang berisi uang Rp 510 juta itu diparkir disekitar parkir depan BRI itu, dan selanjutnya korban masuk kedalam bank. Korban yang selesai mengambil uang itu kembali ke mobil kagetkan melihat pintu sebalah kanan mobil sudah terbuka dan setelah dicek uang Rp 510 juta yang diletakan didalam tas itu lenyap di bawa pencuri. Akibat kejadian tersebut, korban pun menderita kerugian sebesar Rp 510 juta. Selanjutnta korban melapor ke Mapolres Kaur.
“Uang itu didalam tas diletakan di atas jok kiri dan waktu kejadian itu saya tidak melihat sama sekali. Juga mobil yang diparkir waktu itu jauh dari pengawasan CCTV, makanya tidak tahu pelakunya itu. Padahal uang itu untuk bayaran kopi. Tapi ini karena kelalaian saya, tapi ini sudah saya laporkan ke Polisi,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kaur, AKBP Bambang Purwanto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Johan Andika SE SIK membenarkan adanya laporan dugaan pencurian tersebut. Pihaknya telah menurunkan tim identifikasi untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara. Juga kuat dugaan dalam menjalankan aksinya pelaku menggunakan kunci T, hal tersebut bisa dilihat dari kerusakan lubang kunci pintu mobil korban.
“Dari hasil olah TKP, diketahui hanya kunci pintu sebelah kanan yang dirusak pelaku ini mengunakan kunci T buka mobil itu. Tapi kita menyangkan korban baru melaporkan kejadian ini, seharusnya pas kejadian itu langsung lapor,” jelasnya.(618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

11 Pejabat Kaur Dikembalikan Ke ‘Habitat’

97834572149-mutasi
BINTUHAN, BE– Gerbong mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur akhirnya kembali kebergerak. Secara diam-diam Bupati Kaur, Gusril Fauzi SSos, kembali melakukan perombakan struktur pejabat yang tidak sesuai dengan basic keilmuan. Senin (8/8), Bupati Kaur melakukan pencopotan sebelas pejabat eselon II,III dan IV sekaligus dengan cara dikembalikan ke ‘habitat’nya.
“Pejabat ini ada dikembalikan ke guru dan perawat, karena mereka selama ini memang guru dan perawat,“ kata Kepala BKD Kaur Drs Yusirwan melalui Kabid Mutasi Daruslan SH Senin (8/8).
Dikatakan Darus, pemberhentian sebelas pejabat eselon yang terdiri dari satu eselon II, tiga eselon III dan tujuh orang eselon IV dilingkungan Pemkab Kaur ini sesuai dengan surat keputusan Bupati Kaur Gusril Pauzi S Sos Nomor :188.4.45-475 tahun 2016. Juga pencopotan dilakukan secara bertahap oleh Badan pertimbangan jabatan dan pangkat (Baperjakat) Kaur dan pencopotan ini juga memang ada sebagian pejabat yang melanggar aturan seperti tidak pernah melakukan koordinasi dan konsultasi kepada bupati dan lainnya.
“Mutasi ini tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat akan ada mutasi mendadak lagi. Yang jelas, saat ini masih melakukan pendataan pejabat yang ada,” ujarnya.
Ditambahkanya, pemberhentian tersebut merupakan kebutuhan organisasi. Menurutnya, dengan adanya mutasi itu, pejabat yang bersangkutan harus melakukan introspeksi diri soal prestasi yang diraihnya hingga dipromosikan atau kesalahannya hingga pencopotan.
“Ini demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Para pejabat harus menyadarinya apa yang menyebabkannya diberhentikan ini, disini bupati tidak memandang siapa pejabat, kalau memang yang bersangkutan melanggar akan diberhentikan,” tegasnya.(618)
1. Ir Herwan MSI Kepala BKP, Penyuluh Pertanian BP4K
2. Misralman SP Sekretaris BKP, Penyuluh Pertanian BP4K
3. Ahmad Yunizar SPd Kabag Ortala, Guru SDN 21 Kaur
4. Edi Jayasaputra S Sos Kabag Humas, Perawat RSUD Kaur
5. Elza Risanti SKM Kepala Puskesmas Bintuhan, Fungsional Adminstrator Kesehatan Puskesmas Bintuhan
6. Sastra A, Md Kepala UPTD Kaur Utara, Fungsional Umum Kantor Camat Padang Guci Hulu
7. Medi Mursalin Bustami SPd Kasubag Kepegawaian Dispenbud, Guru SDN 21 Kaur
8. Muti Hartini SKM Kepala UPT Puskesmas Luas, Bidan RSUD Kaur
9. Amran Ahadi SKM MM Kepala UPT Puskesmas Tanjung Iman,  Fungsional Umum Dinkes
10. Dahlan S Pd Kepala UPT Pendidikan Semidang Gumay, Guru SDN 64 Kaur
11. Fery Ardiyansyah SP Kabid Pesisir dan Pengawas SDK DKP, Penyuluh Pertanian BP4K

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Asyik.. Sertifikasi Guru Cair

Medi Mursalin
Kasubag Kepegawaian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kaur Medi Mursalin SPd
 BINTUHAN, BE – Akhirnya sebanyak 797 guru yang telah memiliki sertifikasi pendidik atau Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG), bisa bernafas lega. Pasalnya sertifikasi untuk triwulan kedua yakni bulan April, Mei dan Juni 2016 dalam beberapa hari ini segera dicairkan ke rekening masing-masing.
“Untuk TPG ini sekarang lagi proses pencairan dari Bank Bengkulu ke rekening-rekeningnya masing-masing. InsyaAllah satu dua hari ini uangnya sudah masuk ke rekening,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaur M Daud Abdulah SPd melalui Kasubag Kepegawaian Medi Mursalin SPd, saat ditemui BE di ruang kerjanya, Senin (8/8) kemarin.
Dikatakan Medi, ia meminta kepada guru yang menerima TPG untuk beberapa hari ini bersabar. Terlambatnya pencairan dana sertifikasi ini karena pihaknya belum mengajukan pencairan tunjangan sertifikasi tahap kedua. Alasannya karena pendataan yang dilakukan belum rampung. Meski begitu, ia berjanji secepatnya uang pencairan tunjangan sertifikasi tahap kedua sudah masuk ke rekening masing-masing
“Kita minta kepada penerima TPG bersabar, dan kita pastikan beberapa hari ini uang itu sudah selesai dimasukan ke rekening masing-masing,” terangnya.
Ditambahkannya, total uang TPG yang akan dicairkan itu yakni Rp 8,6 miliar, dengan penerima tunjangan sertifikasi tahun 2016 sebanyak 797 guru terdiri dari guru PAUD 41 orang, SD SMP 662, SMA 94 orang dan pengawas 37 orang. Untuk teknisnya pada gelombang kedua ini tidak semua guru yang ada akan mendapatkan tunjangan sertifikasi. Karena ada sejumlah guru yang saat ini sudah tidak lagi aktif atau pensiun. Sehingga jumlah penerima pun tidak lagi full seperti tahap pertama yang lalu.
“Ini tiga bulan sekali cairnya. Per bulannya masing-masing guru beda tergantung gaji pokoknya. Misalnya gaji pokoknya 4 juta kali 12 bulan potong PPh dan PPn, maka bisa dapat sekitar Rp 48 juta per tahun,” jelasnya. (618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Ulang Tahun ke-44, Bupati Dapat Kejutan

KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos mendapat kejutan dari para PNS di lingkungan Pemda Kaur, kemarin (11/8). Usai melepas kontingen atlet pelajar Kaur yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Bengkulu dan kontingen Pramuka Kaur yang akan mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, saat ingin meninggalkan halaman Pemda, Bupati dihentikan oleh sejumlah PNS dan pejabat.
Ternyata Gusril mendapat kejutan di hari ulang tahunnya yang ke-44 yang jatuh pada 11 Agustus. Gusril pun kembali lagi ke halaman Pemda Kaur saat kue ulang tahun muncul dari dalam gedung kantor bupati. Dengan diiringi lagu selamat ulang tahun, para pelajar dan PNS yang ikut upacara pelepasan, suasana pun menjadi ramai.
Gusril juga mendapat ucapan selamat dari Sekda Kaur, para asisten, para kepala dinas dan kabag di lingkungan Pemda Kaur. “Saya sangat terkejut dan tidak menyangka kalau hari ini ada kejutan seperti ini. Saya ucapkan terima kasih kepada semua rekan-rekan dan para PNS di Pemda Kaur atas ucapan selamat dan kue ulang tahunnya,” kata bupati termuda di Provinsi Bengkulu ini.
Tidak hanya itu, untuk membagi rasa bahagianya, bupati juga memberikan potongan kue pertamanya kepada Asisten I Bahrun Budiman dan Sekda Kaur Nandar Munadi. “Ini murni kejutan yang kita rencanakan secara dadakan sebelum kegiatan pelepasan kontingan pramuka dan atlet Popda,” kata Plt Kabag Humas Arjan, S.Si.
Sementara itu, Bupati mengharapkan kontingan olahraga yang akan ke Popda Provinsi Bengkulu tetap semangat dan yakin bisa menjadi juara. “Walau kita dari Kaur jangan mau dikecilkan, kita harus menang. Bawa medali ke Kaur, itu harapan saya kepada adik-adik. Begitu pula dengan kontingen Jambore Nasional. Tunjukkan Kaur ini bisa bersaing,” pesannya.
Atlet pelajar yang ikut Popda sebanyak  20 orang atlet ditambah pelatih. Mereka akan mengikuti cabang sepak bola, bola voli, silat, basket, takraw, bulutangkis dan tenis meja. Sementara tim pramuka yang ikut Jamnas ke Cibubur sebanyak 142 orang.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Tempat Terbatas, Banyak Pedagang Tidak Kebagian


FOTO A

KOTA BINTUHAN – Puncak HUT RI ke-71 tahun ini akan sangat meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos dan Wabup Hj. Yulis Suti Sutri telah berjanji akan menjadikan Lapangan Merdeka Kota Bintuhan sebagai pusat kegiatan puncak HUT RI dan HUT Kabupaten Kaur.
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaur telah menyediakan fasilitas tenda khusus para pedagang yang ingin berdagang di Lapangan Merdeka. Berdasarkan data yang ada, untuk saat ini sudah terpasang sekitar 57 tenda dengan 114 tempat pedagang yang telah tersedia.
Jumlah ini masih kurang, sehingga para pedagang yang tidak mendaftarkan diri ke Disperindagkop dan UKM tidak lagi mendapat tempat. Bahkan untuk para pedagang yang ingin mencari tambahan di saat HUT RI kali ini cukup membayar sewa tenda dan kebersihan sebesar Rp 125 ribu.
“Kita akui antusias pedagang yang ingin berdagang cukup tinggi. Namun karena keterbatasan tempat maka yang dapat kita akomodir hanya 114 pedagang saja. Untuk yang lain sudah tidak bisa lagi, karena sudah lama kita umumkan untuk daftar. Bahkan sudah berulang kali disampaikan ke media masa untuk kegiatan ini,” kata Kepala Disperindagkop dan UKM Agusman Effendi, SE, MM
Agusman juga mengatakan kegiatan para pedagang akan dimulai 14-17 Agustus. Pihaknya juga memisahkan pedagang sesuai jenis barang dagangannya.
Wabup Kaur Hj Yulis Suti Sutri bersama Asisten I Bahrun Budiman, SH, MM meninjau kesiapan tempat berdagang di Lapangan Merdeka, kemarin (10/8). Bahkan dalam kesempatan itu Wabup juga mengingatkan agar para pedagang dapat tertib dan sesuai aturan. Terkait dengan lokasi, para pedagang juga harus memaklumi, karena dalam kegiatan ini Pemda Kaur hanya memfasilitasi untuk lebih semaraknya kegiatan HUT RI ke 71.
“Para pedagang saya ingatkan untuk komitmen menjaga kebersihan. Walaupun sudah ada uang kebersihan namun tidak seenaknya membuang sampah. Hal ini akan menjadi penilaian kita untuk ke depan agar kegiatan ini bisa terus terlaksana setiap tahun,” jelas Yulis.
Untuk HUT RI ke-71 ini, hanya pedagang yang mendapatkan tempat saja yang boleh berdagang. Sementara pedagang yang tidak mendapatkan tempat jika tetap berjualan akan ditertibkan Satpol PP. Kepala Satpol PP Kaur Drs Suryanto Ajam sudah menyiapkan puluhan anggotanya untuk melakukan penertiban terhadap pedagang yang nakal.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Penjual Bendera Bermunculan


11-lintas, bendera
KOTA BINTUHAN – Sejak awal Agustus 2016, pedagang bendera dan umbul-umbul mulai berdatangan. Kebanyakan mereka dari Bandung memanfaatkan momen HUT RI setiap tahun menjajakan dagangannya. Maklum di Kaur sangat jarang pedagang khusus jual pernak pernik HUT RI seperti di Kota Bengkulu dan sekitarnya.
Tahun ini pedagang dapat keuntungan, karena hampir semua dinas dan instansi mulai membeli bendera dan pernak pernik HUT RI. Harganya juga bervariasi, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu. Pedagang dari Bandung, Asep yang mangkal depan Lapangan Merdeka Kota Bintuhan mengaku sejak tahun 2013 berdagang bendera saat HUT RI di Kaur. Tahun ini Asep mengaku jumlah pelanggan dan pembeli meningkat dibanding tahun lalu. Apalagi perayaan HUT RI dan lomba dipusatkan di Lapangan Merdeka. “Pembelinya meningkat, sudah mulai ramai Kaur sekarang. Dua tahun lalu, bersihnya saya hanya dapat Rp 3 juta. Tahun ini yakin bisa lebih. Apa lagi HUT RI masih beberapa hari lagi,” tutur Asep.
Pedagang juga mulai banyak berjejer sepanjang jalan lintas Kota Bintuhan. Termasuk di Kecamatan Tanjung Kemuning pedagang menggelar aneka ukuran bendera. Camat Kaur Selatan Bahasim, M.TPd mengaku Pemda Kaur mengintruksikan semua kantor memasang bendera. Rumah warga di tepi jalan lintas dan jalan utama desa segera memasang bendera.
“Mulai Senin ini (hari ini, red) saya imbau semua rumah dan kantor di Kaur Selatan dan Kota Bintuhan segera memasang bendera dalam rangka HUT RI. Durat imbauannya akan kita kirim ke setiap desa di Kaur Selatan,” imbau Bahasim.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India