Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Jumat, 20 Oktober 2017

Plt Gub Turun Tangan, Pelebaran Jalan Dilanjutkan

TINJAU PROYEK: Plt Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA bersama Bupati Kaur, Gusril Pausi SSos didampingi Kepala Satker dan Kepala OPD meninjau proyek pelebaran jalan di Kecamatan Tanjung Kemuning, Jum’at (13/10).
TINJAU PROYEK: Plt Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA bersama Bupati Kaur, Gusril Pausi SSos didampingi Kepala Satker dan Kepala OPD meninjau proyek pelebaran jalan di Kecamatan Tanjung Kemuning, Jum’at (13/10).
TANJUNG KEMUNING, Bengkulu Ekspress – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr drh H Rohidin Mersyah MMA didampingi Plt Asisten I Setda Provinsi Bengkulu dan beberapa kepala OPD melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kaur, kemarin (13/10). Kedatang Plt Gubernur ini untuk bertatap muka dengan sejumlah masyarakat di Kecamatan Tanjung Kemuning, Kaur Tengah dan Semidang Gumay yang sebelumnya menolak proyek pelebaran jalan di wilayah tersebut karena ganti rugi tidak sesuai dengan keinginan warga.
Dalam tatap muka yang digelar di Balai Desa Tanjung Kemuning I Kecamatan Tanjung Kemuning itu, Plt Gubernur bersama Bupati Kaur, Gusril Pausi SSos didampingi Sekda Kaur, Nandar Munadi SSos MSi bersama masyarakat setempat sepakat bahwa pelebaran jalan itu akan tetap dilanjutkan.
“Saya minta kepada masyarakat Kaur khususnya wilayah Tanjung Kemuning agar mendukung proyek pembangunan pelebaran jalan ini,” kata Plt Gubernur dihadapan ratusan warga.
Dalam pertemuan tersebut itu, terungkap sebagian masyarakat komplain lantaran kompensasi atau ganti rugi pembebasan lahan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Selaian itu, ada juga warga yang mengaku memilik lahan namun tidak mendapatkan informasi mengenai kompensasi yang akan diterima. Sehingga mereka sama sekali tidak memahami terkait dengan berapa besar kompensasi yang akan diterima.
“Masalah ini nanti kita akan berikan ganti untung, nanti tim akan melakukan perhitungan ulang. Bapak, ibu jangan takut, kita akan bentuk tim yang akan melakukan penghitungan kembali lahan yang belum selesai pembebasannya atau ada masalah,” terang Rohidin.
Pertemuan yang dilangsungkan mulai sekitar pukul 14.00.WIB itu, Rohidin juga mengaku akan membentuk tim tanggal 17 Oktober mendatang. Tim ini akan ditugaskan untuk melakukan pendataan ulang tanah warga yang ganti ruginya tidak sesuai. Selanjutnya, tim bersama Satker Jalan Wilayah II Kementerian PU akan melakukan pendataaan langsung ke lapangan sehingga nanti akan mendapatkan kesepakatan.
“Nanti tim akan melaukan perhitungan, tapi tentunya sesuai dengan standar. Intinya masyarakat tidak akan menerima ganti rugi tapi mendapatkan ganti untung,” ujar mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini.
Ditambahkannya, ganti untung yang dimaksud bisa saja bukan berupa uang, namun masyarakat akan menerima keuntungan atau manfaatnya. Disegi yang lain misalnya bebas dari debu jalan terlebar serta tidak becek. Pasalnya, selaian membangun jalan pemerintah juga akan membangun siring sepanjang jalan tersebut. Sehingga tentunya hal ini akan membuat masyarakat sendiri yang untung.
“Saya berterima kasih karena masyarakat sudah mendukung pembangunan ini. Ke depan kita berharap pelebaran jalan ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, dan juga sebelum 31 Desember 2017 nanti sudah selesai,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi menegaskan, selama ini bukan Pemkab Kaur tidak peduli dengan hal ini, namun lantaran ada komunikasi yang tidak nyambung yakni pihaknya menilai hal ini sudah selesai.
Tetapi belakangan baru ada laporan ke bupati ada masalah, ini hanya persoalan ganti rugi dan komunikasi yang kurang, dan ia akui ini kurang melibatkan Pemkab Kaur.
“Yakinlah kami dan masyarakat sangat mendukung program ini, mari kita sama sama mendukung program ini dan ini demi kemajuan Provinsi Bengkulu khususnya Kabupaten Kaur,” ujar Bupati.
Sekda Kaur Nandar Munadi SSos MSi mengaku, hasil pengecekan yang dilakukan oleh pihaknya bahwa dalam pelaksanaannya masih ada kendala, yakni dalam sistem ganti rugi ada kerancuan berupa ada luasan yang sama namun ganti ruginya berbeda, serta lahan kosong dan lahan bangunan juga demikian. Beberapa masyarakat merasa keberatan dengan hal tersebut.
“Salah satu contoh rumah orang tua saya yang ada di Simpang Tiga Tanjung Kemuning dinilai Rp 6 juta, sementara seluruh rumah harus dibongkar. Nominalnya lebih kecil dari tetangga yang rumahnya tidak di bongkar semua. Kemudian diajukan keberatan dilakukan peninjauan kembali dihitung ulang,” ujarnya.
Ditambahkannya, ini yang yang membuat timbul kecemburuan di masyarakat. Intinya jika nilai ganti rugi sudah sesuai tentu masyarakat akan menerima. Namun kenyataannya tetangga sebelahan rumah dengan luas yang sama dan juga jenis bangunan yang sama, namun nominal ganti ruginya berbeda.
“Masyarakat tidak menghambat pembangunan, hanya mempertanyakan pola ganti rugi sehingga kalau sudah cocok tentu masyarakat setuju, dan minta kepada Pak Gubernur untuk mencari solousi permasalahan ini, sehingga proyek pelebaran jalan ini berjalan sesuai harapan semua,” tandasnya.(618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Jumat, 13 Oktober 2017

Tanjung Sakti Kembali Lumpuh

Lahat
LAHAT , Bengkulu Ekspress – Arus lalu lintas keluar masuk wilayah Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, kembali lumpuh total. Longsor kembali menutup pintu masuk wilayah Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Pumu, di wilayah Dusun 7 Jambat Genting, Desa Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (12/10).
Ruas jalan negara itu sama sekali tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua atau pun roda empat. Bahkan, hingga Kamis sore, longsor sekala kecil masih terjadi, hingga pembersihan tumpukan material longsor berupa tanah bercampur batu, belum bisa dilakukan. Karena dikhawatirkan membahayakan.
Ratusan kendaraan dari dua arah pun terhenti di ruas jalan yang juga menghubungkan dengan Provinsi Bengkulu itu. Longsor kedua ini, setelah Selasa pagi (10/10), ruas jalan ini juga lumpuh di titik yang sama. Kamis pagi, longsor kembali terjadi. “Awalnya hanya tanah berjatuhan dikit, lama-lama terus bertambah dan jumlah material membayak, sampai badan jalan seluruh tertimbun,” kata Herman, salah seorang pekerja proyek pengerjaan jembatan yang berada di sekitar lokasi.
Longsor terjadi akibat tekstur tanah yang labil, akibat intensifnya hujan deras disertai angin kecang yang melanda Tanjung Sakti akhir-akhir ini. Posisi titik longsor tersebut berada di dekat tebingan terjal setinggi kurang lebih 40 meter, yang memang berpotensi longsor.
“Polisi la melarang lewat tadi, bahayo banyak batu jatuh dari tebing. Kareno ado gawehan mendesak ke Pagaralam, tepakso lewat disano jalan kaki,” kata Wati (55), warga Desa Pagar Jati, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi.
Sekda Lahat, H Haryanto SE MM MBA sudah menerima informasi lumpuhnya akses menuju dua kecamatan tersebut. Bahkan, dirinya sudah meminta Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lahat, melaporkan bencana alam itu ke Balai Besar Jalan Nasional, Palembang. “Jalan negara, tapi sudah dilaporkan,” jelasnya.
Bupati Lahat H Aswari Riva’i SE mengimbau seluruh camat memantau wilayah masing-masing, untuk memastikan bencana alam. Sehingga bila terjadi bencana alam, cepat dilakukan tindakan. “Camat sebagai ujung tombak kami dapat memonitor wilayahnya, ada bencana segera laporkan,” tegasnya.(rif)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Jalan Lintas Barat Krui Putus, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Liwa


BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Adanya bencana tanah longsor telah membuat arus lalu lintas alan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera tepatnya di km 20 Pekon Mandiri, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat yang menghubungkan dengan Provinsi Bengkulu putus total, Kamis (12/10) malam sekitar pukul 00.05 WIB.
Pengendara dari Bengkulu yang ingin menuju ke Lampung atau sebaliknya diminta menggunakan jalur alternatif yakni Kota Liwa.
“Kita sudah menghimbau agar pengguna jalan dari Bengkulu menuju Bandar Lampung Krui dan tidak melalui jalur tersebut dan menggunakan jalur kota Liwa,” kata Kapolres Kaur AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SIK melalui Kasat Lantas AKP David Pratama Purba SIK, kepada Bengkulu Ekspress kemarin (12/10).
Dikatakan Kasat, dari hasil kordinasi dengan lantas Polres Lampung Barat, jalan negara tersebut putus karena bencana alam. Untuk ia meminta agar warga pengguna jalan yang akan dari Bengkulu menuju Pesisir Barat agar berputar arah ke arah kota Liwa Kabupaten Lampung Barat.
“Kita terus berkoordinasi dengan Polres setempat untuk segera memulihkan jalan ini, juga termasuk jalan untuk menganti jalur itu. Juga kita sudah buat spanduk kepada.pengguna jalan tentang jalan putus ini,” jelasnya.(618)





Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Kamis, 12 Oktober 2017

TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG SHOLAT DI MESJID AGUNG AL KAHFI ICON BINTUHAN .

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Tim liputan PWK Palembang mampir sholat di Mesjid Agung Al Kahfi 9 Oktober 2017
Mesjid Agung Al Kahfi yg terletak di ibukota kab Kaur kini merupakan mesdjid kebanggaan bagi umat islam dan masyarakat kaur bahkan menjadi Icon bagi kebagkitan pembangunan peradaban di Kab Kaur.
Mesjid agung Alkahfi ini diresmikan oleh Gubernur Bengkulu Drs..H.Ridwan mukti 27 April 2016. lalu di exs lokasi SMP Negri I Bintuhan
Pengurus dan Ketua pengelola Mesjid Agung al Kahfi Bintuhan H.Muchlis Kayum ketika ditemui oleh tim lipuran PWK Palembang. menjelasksn Mesjud. Agung ini dibangun. diatas areal tanah seluas 0.5 Ha lebih yg dapat menampung 800 Org lebih jemaah dibangun dg konstruksi 2 lantai lengkap dg nenaranya yg nenghadap ke Lapangan Merdeka.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Alhamdulilah tim liputan PWK Palembang berkesempatan Sholat dan mampir sejenak di mesjid Agung Al Kahfi di0 Lap merdeka Bintuhan.
Mantan Bupati Kaur Dr Ir Hermin Malik sebagai pemrakarsa berdirinya mesjid agung ini sempat mendapat penolakan dari masyarakat Kaur karena menggusur lahan gedung SMP Negeri I Bintuhan.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Menurut Hermin Malik ketika meresmikan mesjid tesebut mengatakan betapa penting nya membangun peradaban bagi kemajuan Kaur melalui peningkatan Imtaq yaitu iman dan taqwa .
Salah satunya peningkatan Imtaq tesebut kita membangun mesjid agung ini. Melalui mesjid ini bukan saja tempat ibadah dan tetapi juga dapat dijadikan tempat mempersatukan ummat mempersatukan persepsi kita dalam membangun pendidikan peradaban kaur disamping jug dapat dijadikan tempat evakuasi warga ketika bencana datang.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Dikatakan oleh Hermin Malik ketika itu dengan dibangunnya masjid ini ke depan di Kaur ini akan terjadi perubahan peradaban karena imtaq adalah salah satu faktor penting dalam membangun peradaban,”
Tim Liputan PWK Palembang memberita kan dari Kaur Bth./Sn
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.

TIM LIPUTAN PWK PLG MENYAMBANG ORG TERTUA DI KABUPATEN KAUR.

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Tim Liputan PWK Palembang Ketika berada di Kabupaten Kaur berkesempatan menyambangi atau berkunjung kerumah kediaman org tertua di Kabupaten Kaur.
Kunjungan kerumah org yg tertua ini dilakukan secara acak saja dan sepengetahuan tim Liputan
PWK Palembang saja mungkin ada yg lebih tua lagi , namun belum terpantau oleh kami .
Kunjungan Tim Liputan PWK Palembang yaitu kerumah A.Rani Saleh bin Saleh atau dikenal dg nama Dulin beserta isteri nya di desa Airdingin Bintuhan .
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Dulin ini menurut pantauan kami boleh dikatakan org tertua di Kabupaten Kaur kini sudah berusia 97 Tahun , sedangkan isterinya 84 Tahun hanya berdua saja dan setiap hari di uyunni oleh anak bungsu nye yg bernama Ali.
Kemudian dihari yg sama Tim liputan PWK Plg juga mengunjungi rumah Junggang yg sudah berusia 90 th lebih di Jl Pasar Palembang atau Kampung mesjid Bintuhan .
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Junggang dengan nama nya yg sebenar nya adalah Ridwan bin Radin ketika Tim Liputan PWK Plg berkunjung Kerumah junggang duduk santai didepan rumahnya tampak msih sehat kami pun ngobrol dan berkomunimasi seperti biasanya dg lancar.
Junggang dimasa mudanya Tahun 1960 an adal
ah Pemain sepak bola handal di Kaur bileni baik sebagai back maupun kiper .Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Junggang ditahun 1960 an pernah memperkuat Tim sepak bola Kaur ketika melawan Tim Belanda ABK Kapal KPM Ketika berlabuh di pela buhan Bintuhan dan melawan tim Rusia yg berkunjung ke Bintuhan.
Tim Liputan PWK Palembang memberita kan dari Kaur Bth./Sn


MALAM RESEPSI DIGELAR MEMERIAHKAN PERNIKAHAN PUTRA PUTRI EDY JAYA SAPUTRA DI LINAU.

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.

Tim liputan PWK Palembang selama berada di kabupaten Kaur Sabtu Malam 7 Oktober 2017 menyaksikan mlm resepsi pernikahan Pradita Lestari Saputri Edy jaya saputra Dengan Dio Rezki Bella Novanto di desa benteng harapan Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Resepsi memeriahkan pernikahan ini digelar pada mlam hari sebenarnya untuk memberikan hiburan khusus nya keluarga bergotong royong istilah nya basah kering bekerja selama hajatan dengan nemberikan hiburan orgen tunggal mengingat juga tengah berkumpulnya keluarga selesai melaksanakan kegiatan pernikahan .Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Sedangkan pada siang harinya Minggu 8 Oktober 2017 juga dilaksanakm hiburan orgen tungggal sebagai kegiatan resmi resepsi pesta pernikahan yang diperuntukkan untuk kerabat dan handai taulan serta relasi unum nya guna memberiksn ucapan selamat atas berlangsung pernikahan putra putri sahibul hajat.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Namun kenyataaanya mlm hiburan yg diselenggarskan pd malam hari untuk keluarga yg datang juga adalah tamu2 unum.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Ketua Lembaga Adat Kaur desa Benteng Harapan Linau Hasnul Basri ketika ditemui Tim liputan PWK Palembang menjelaskan memang Menurut adat dan kebia saan disini mlm hiburan resepsi pernikahan ini biasanya di lakukan 2 kali yaitu mlm dan siang harinya .Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Dari pantauan Tim Liputan PWK Palembang ketika menghadiri mlm resepsi pesta pernikahan tersebut baik mlm maupun siang antusias masyarakat sangat tinggi dalam menghadiri hiburan pesta pernikahan dan mereka sangat menikmati hiburan ini bernyanyi dan berjoget yg di dominasi kaum tua2 atau para bibai2 de tian kemaluan wuy , awak tulah yg kemaluan dan berebut ndak nyayi gale de tahu tuhe dan mude same saje , ndang tu lah tebetak.
Tim liputan PWK Plg Memberitakan dari desa Benteng Harapan Linau Kabupaten Kaur /Sn. -

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.

TIM LIPUTAN PWK PLG MENGHADIRI MLM TAKZIAH ALMH MASITOH DI BTH .

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Minggu mlm 8 Oktober 2017 jam : 20.00 Wib Tim liputan PWK Palembang yg sedang berada di Bintuhan Menghadiri malam Takziah meninggalnya Upik / Siti Masithoh Bin Abd Mutholib Umur 85 Th di Ujung Tanjung Bandar Bintuhan .
Almh meninggal dunia Sabtu 7 Oktober 2017 di Bintuhan
R. Duka desa Bandar Bintuhan .
Takziah dg penceramah Drs.H.Ahmad Nizar dan sambutan tuan rumah Latahzan .
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.

TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG BERKUNJUNG KE PELABUHAN LINAU BINTUHAN PROPINSI BENGKULU .

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Pelabuhan laut Pantai Linau Bintuhan yg kini tengah di bangun dan di renovasi merupakan pelabuhan laut yang dapat meningkat kan pusat perekononian rakyat Kabupaten Kaur yg dapat mengangkut hasil2 sumber daya alam propinsi Bengkulu dimasa mendatang.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Di bangun nya kembali Pelabuhan Linau dengan memperluas fasilitas dermaga ,sarana dan pergudangan memungkin kan pelabuhan laut linau ini berkembang menjadi pusat pelabuhan terbesar setelah pelabuhan laut Pulau Bay Bengkulu.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Selama berada di Kabupaten Kaur Tim liputan PWK Palembang Minggu 8 Oktober 2017 ber kesempatan berkunjung melihat dari dekat Pelabuhan laut Pantai Linau yg terletak di Kecamatan Maje 6 km arah selatan dari pusat kota Bintuhan .Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Dari hasil Pantauan tim liputan PWK Palembang Pelabuhan Linau ini sangat penting bagi kemajuan Kabupaten Kaur khususnya dan Provinsi Bengkulu umum nya dimasa mendatang, mengingat dengan adanya pelabuhan Linau ini, akan meningkatkan jalur transportasi Lintas Barat di propinsi Bengkulu.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Adanya Fasiltas bongkar muat barang di Pelabuhan Linau ini kelak dapat mengakomodir semua jenis kapal2 laut termasuk kapal pesiar maupun kapal laut lainnya.
Dengan selesainya pembangunan pelabuhan Linau ini, hasil hasil bumi seperti minyak kelapa sawit, hasil perkebunan, batu bara, pasir besi yang ada di Provinsi Bengkulu ini dapat dikirim keluar negeri melalui pelabuhan Linau sekaligus dapat meningkatan bagi pendapatan asli daerah atau PAD disamping dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah khususnya di Kabupaten Kaur .Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Pelabuhan Linau tersebut kini tengah di bangun dan direnovasi berupa pengerjaaan perluasan dermaga , penimbunan, pagar pelabuhan dan membagun Pergudangan serta fasilitas pelabuhan laut lainnya yg diharapkan akan selesai pembanguan nya akhir tahun 2017.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Tim liputan PWK Palembang mengharapkan kepada pemerintah khususnya Bupati Kaur atau instansi terkait lainnya Untuk dapat mendorong proses terwujutnya percepatan pembangunan Pelabuhan Linau , dan harus menjadi Skala prioritas untuk bisa dijadikan pelabuhan Nasional.
Pelabuhan Linau memiliki sejumlah akses salah satunya adalah jalur lintas barat dan merupakan satu- satunya transportasi laut di daerah selatan propinsi Bengkulu./Sn.
Son Eswandy Tim liputan PWK Palembang memberita kan dari Kaur Bth
/ Sn.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.

ACARA MAULIDAN MEWARNAI SUASANA AKAD NIKAH PUTRA PUTRI EDY JAYA SAPUTRA DI LINAU.

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Tim liputan Keluarga besar. PWK Palembang yg berada di Desa Benteng Harapan linau Sabtu 7 Oktober berkesempata menyaksikan prosesi akad nikah putra putri Edy yaya saputra di desa Benteng Harapan linau Kabupaten Kaur.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Sabtu pagi 7 Oktober 2017 pykul 07.30 wib Tim liputan PWK Palembang sudah berada di lokasi dirumah Edy jaya Saputra didesa Benteng Harapan Linau dengan perlengkapan tarup tampak dari kejauhan dengan disisi jalan dipenuhi oleh parkir kendera aan baik roda 4 maupun roda 2 kendati waktu masih pagi.Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Tepat pukul 08.00 Wib Ketua Adat Lembaga Adat Kaur Desa Benteng Harapan Linau Hasnul Basri pagi itu selaku MC membuka acara dalam bahasa Kaur yg kental dan penuh ke akraban mengumumkan Insya Allah
prosesi pernikahan :
PRADITA LESTARI SAPUTRI
Binti Edijaya Saputra / ibu Hita Yota Ranami
========== DENGAN =========
DIO RIZKI BELLA NOVANTA
Bin H.Haryanto Kahar / ibu Eni Mulyani SH Denpasar Bali .
di laksanakan sesuai dg jadwal pukul 11.00 wib Sabtu 7 Oktober 2017. di Kediaman Mempelai wanita Desa Benteng Harapan Linau Kec Maje Bintuhan Bengkulu Selatan .Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Sebelum prosesi acara akad nikah pukul 08.00 kegiaatan berzanji maulid tan dimulai dg di iringi gendang membaca sholawat nabi dan memuji ke besaran Allah SWT. oleh group badendang dari kecamatan Maje ditengah teriknya matahari yg bersinar garang .
Iring iringan ke dua calon kemanten baru tiba di lokasi pukul 11.20 wib dengan iringan dan group bedendang dg proisesi lagu2 dan syair ciri khas masyarakat kaur yg terasa monoton dan jenuh. namun tetap terhibur karena kemanten tiba disambut dg tari kuntau pencak silat dg memegsng pedang di tengah terik nya matahari pukul 12.00 wib perutpun mulai turut bernyanyi .Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Kedua calon kemanten diletakkan dipelataran halaman rumah untuk selanjut nya membaca ayat2 Alqur an tanda tammat kaji sebelum acara nikah .
Hari menunjukan pukuk 12.25 wib Prosesi akad nikah baru dimulai dipimpiin oleh P3N Kecamatan maje dilanjut kan dg santap siang ala Kaur dg hidangan bertanjar menu menu ciri khas kaur yg diletak kan sejajar dan berbaris yg diatur oleh para jenang dg kedua tangan yg mengatur sembah menyilah kan tamu tamu untuk bersantap siang .
Tim liputan PWK Plg Memberitakan dari desa Benteng Harapan Linau Kabupaten Kaur /Sn. -
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India